Hak Cipta Buku ini dibeli oleh Departemen Pendidikan Nasional dari Anita P Mumpuni
SCAFFOLDING
English for Junior High School Students
Grade
VII
Penulis Joko Priyana
Riandi
Anita P. Mumpuni
Editor Suharso
Ukuran Buku : 21 x 29 cm
SCAFFOLDING
English for Junior High School Students
Grade
VII
Penulis Joko Priyana
Riandi
Anita P. Mumpuni
Editor Suharso
Ukuran Buku : 21 x 29 cm
Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan
Departemen Pendidikan Nasional
Tahun 2008
Departemen Pendidikan Nasional
Tahun 2008
SINOPSIS
buku Scaffolding: English for Junior High School Students (Grade VII) ini
disusun dengan tujuan menyediakan bahan ajar mata pelajaran bahasa
Inggris untuk kelas VII dengan acuan Standar Isi mata pelajaran bahasa Inggris tahun
2006. Bahan ajar ini dirancang untuk pemakaian secara nasional dan oleh karenanya
guru di seluruh Indonesia dapat menggunakannya langsung di dalam kelas atau dengan
melakukan adaptasi seperlunya menyesuaikan KTSP masing-masing.
Materi dan tugas pembelajaran dikembangkan dengan prinsip-prinsip Pendekatan
Komunikatif untuk mengembangkan kompetensi siswa dalam keempat keterampilan
berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Selain itu materi dan
tugas pembelajaran secara integratif mengembangkan kecakapan hidup dalam arti luas
dan peningkatan kesadaran akan kebinekaan.
Inggris untuk kelas VII dengan acuan Standar Isi mata pelajaran bahasa Inggris tahun
2006. Bahan ajar ini dirancang untuk pemakaian secara nasional dan oleh karenanya
guru di seluruh Indonesia dapat menggunakannya langsung di dalam kelas atau dengan
melakukan adaptasi seperlunya menyesuaikan KTSP masing-masing.
Materi dan tugas pembelajaran dikembangkan dengan prinsip-prinsip Pendekatan
Komunikatif untuk mengembangkan kompetensi siswa dalam keempat keterampilan
berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Selain itu materi dan
tugas pembelajaran secara integratif mengembangkan kecakapan hidup dalam arti luas
dan peningkatan kesadaran akan kebinekaan.
Materi dan tugas-tugas pembelajaran dalam buku ini diorganisasikan ke dalam
dua siklus pembelajaran, yaitu siklus lisan dan siklus tulis. Sementara siklus lisan
menekankan pengembangan keterampilan menyimak dan berbicara, siklus tulis
mengembangkan keterampilan membaca dan menulis. Sesuai dengan prinsip
keterpaduan dalam pembelajaran bahasa, kedua siklus tersebut mengembangkan
keempat keterampilan berbahasa secara terintegrasi. Baik siklus lisan maupun siklus
tulis tersusun atas empat macam kegiatan pembelajaran, yaitu pembuka, pajanan
terhadap bahasa target, penjelasan mengenai unsur-unsur kebahasaan, dan latihan
berkomunikasi dalam bahasa target secara terbimbing maupun bebas. Selain itu, untuk
keperluan pengayaan dan evaluasi, setiap unit dilengkapi dengan tugas terstruktur
berupa pekerjaan rumah dan evaluasi. Untuk memberi kesempatan kepada peserta
didik mengevaluasi dirinya secara mandiri, disediakan format evaluasi diri.